Beranda

Tentang

Jika Anda googling nama saya, “Aji Kurniawan”, di hasil penelusuran paling atas akan ditampilkan seorang pemain sepak bola profesional yang pernah bermain sebagai defender atau winger untuk klub sepak bola PSM Makassar.

Nah, itu bukan saya.

Di bawahnya, ada Aji Kurniawan lain yang populer sebagai arsitek, dokter gigi, dan lain-lain… itu juga tidak ada yang saya.

Yups, saya memang bukan orang yang terkenal apalagi menonjol.

Ada sih yang menonjol, tapi bukan dalam bentuk bakat ataupun prestasi… perut.


Foto Aji Kurniawan.

Anyway, perkenalkan, nama saya Aji Kurniawan.

Saya lahir di Kota Surakarta dan dibesarkan di lingkungan perdesaan di Kabupaten Karanganyar.

Tinggal tidak jauh dari pabrik gula legendaris peninggalan KGPAA Mangkunegara IV berusia 1½ abad yang sudah beberapa tahun terakhir ini tidak lagi menggiling tebu.

Ada yang tahu?

Nah itu, Pabrik Gula Tasikmadu.

Kalau Anda sedang berada di dekat sini, ayo lah kita ngopi

Minat

Saya punya minat besar di komputer dan web.

Mulai kenal komputer sejak TK dari ayah yang dulu sudah mengajar kursus komputer di zaman keemasan disket 5¼ inci. Mulai kenal internet sejak SMA di era populernya asl pls. Mulai kenal blog, forum, media sosial, open source, dan web yang sebenarnya, setelah lulus SMA.

Kesibukan saya saat ini adalah menulis blog, membuat konten media sosial, mengutak-atik tampilan web, dan mengelola server Linux.

Untuk kebutuhan komputasi sehari-hari, saya menggunakan sebuah PC rakitan prasejarah dengan spesifikasi:

  • Motherboard Gigabyte GA-H61M-DS2
  • CPU Intel Core i5-3570
  • RAM Hynix 16 GB
  • GPU Colorful NVIDIA GeForce GT 1030
  • PSU Corsair VS450
  • SSD Adata SU800 2.5" 128 GB
  • HDD WD Blue 2.5" 1 TB
  • Case VenomRX True Viper Neurotoxin Edition + 4 fan Zalman 120mm
  • Monitor HP Z Display Z22i
  • Aksesoris Logitech (keyboard K120, mouse M90, speaker Z120, headset H111)

Ditenagai oleh sistem operasi Ubuntu 24.04.2 LTS Noble Numbat, alhamdulillah komputer sepuh tersebut masih sangat mumpuni untuk kebutuhan saya sehari-hari.

Bisa rekam layar FHD 60 FPS dengan smooth pakai OBS Studio, edit reels/video pendek pakai kdenlive, edit foto dan gambar pakai GIMP dan Inkscape, bahkan masih sanggup untuk memainkan game lawas (sebelum 2015) dengan kualitas grafis medium ke atas.

Pekerjaan

Sejak 2020, saya membuka sebuah jasa panggilan di Solo Raya. Jasa apa, itu masih rahasia.

Bermodal sebuah landing page sederhana yang sampai detik ini masih betah bertahan di peringkat atas Google (untuk keyword tertentu), saya pernah mendapatkan pelanggan perseorangan, bisnis, hingga perusahaan.

Sejak 2020 juga, saya mengelola sebuah layanan nirlaba di Solo Raya juga, yang fokus menggunakan platform Instagram, Facebook (page dan group), dan Threads. Layanan apa, itu juga rahasia.

Meskipun sama sekali belum pernah promosi, follower dan member grupnya sudah mendekati seratus ribu orang, dengan tayangan organik harian mendekati sepuluh ribu (kalau sedang rajin).

Kenapa 2020? Karena saat itu saya menganggur gara-gara COVID-19.

Sekarang saya sudah tidak terlalu fokus ke jasa dan layanan tersebut karena sudah mendapatkan pekerjaan tetap sebagai pegawai di salah satu perguruan tinggi di Surakarta.

Bukan dosen, hanya staf tenaga kependidikan biasa di bagian nonakademik, yang mana pekerjaan saya tidak ada hubungannya dengan minat, malah lebih dekat ke hobi.

Hobi

Aji Kurniawan dkk di Puncak Lawu Hargo Dumilah.
Saya dan teman-teman di Puncak Lawu, Hargo Dumilah.

Saat libur dan sedang tidak ada kesibukan di depan komputer, saya senang melakukan aktivitas di luar rumah. Sekadar jalan-jalan, lari-lari, hingga bepergian menjelajahi tempat-tempat baru yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya.

Kadang-kadang saya suka bepergian naik bus atau feeder Batik Solo Trans, KRL Commuter Line Yogyakarta, kereta api Batara Kresna, kereta api Bandara Internasional Adi Soemarmo, dan transportasi publik lainnya sambil menikmati pemandangan di sepanjang perjalanan tidur.

Dulu pernah hobi camping dan hiking juga, tapi sudah lama hiatus. Pernah menginjakkan kaki di Hargo Dumilah pada 2006 dan 2014 silam. Terakhir ke Gunung Prau pada 2016 sambil menikmati hipotermia karena hujan di sepanjang pendakian.

Setelah menikah di 2017 dan mempunyai momongan di 2020, sekarang kegiatan outdoor-nya bersama keluarga.

Sebelum tidur, saya suka membaca cerita menyeramkan di r/nosleep dan #bacahorror supaya tidurnya nyenyak dan mimpi indah.

Halaman ini diperbarui pada 19 Juli