Cara menginstal Ubuntu 20.04 LTS “Focal Fossa”

5 September 2020
Aku menginstal ulang laptop dengan sistem operasi Ubuntu 20.04 LTS “Focal Fossa”, menggantikan sistem operasi sebelumnya yaitu Ubuntu 20.04 LTS juga. Hehe.

Begini panduan menginstal Ubuntu 20.04 LTS “Focal Fossa” di laptop.

1. Pada kondisi laptop belum menyala, tancapkan bootable USB Ubuntu ke slot USB.

Cara menginstal Ubuntu 20.04 LTS.

2. Nyalakan laptop, segera tekan tombol esc berulang-ulang untuk membuka menu boot device.

Tombol esc.

Tombol untuk membuka menu boot device berbeda-beda tergantung merk laptop. Di laptopku tombolnya esc, tapi di laptop lain ada yang F2, F12, dan sebagainya.

3. Pilih boot device USB flashdisk yang bukan UEFI (ada 2 versi, UEFI dan bukan UEFI).

Boot device.

Tergantung setting BIOS dan sistem operasi yang ingin dipasang. Laptopku legacy, UEFInya tidak aktif.

4. Laptop akan boot ke Ubuntu 20.04 LTS di flashdisk. Ketika muncul informasi filesystem check, cancel saja dengan menekan tombol ctrl + c.

Filesystem check.

5. Sampai di jendela Welcome, tersedia opsi bahasa, tombol Try Ubuntu, dan tombol Install Ubuntu. Aku memilih Try Ubuntu untuk menjalankan live system sekalian membuatkan screenshot untuk pos ini.

Try Ubuntu.

Kalau kamu hanya ingin menginstal Ubuntu, bisa langsung klik tombol Install Ubuntu dan skip ke langkah 8. 👇

6. Di live system Ubuntu 20.04 LTS, klik ganda shortcut Install Ubuntu 20.04 LTS di desktop untuk memulai proses instalasi sistem operasi.

Install Ubuntu 20.04 LTS.

7. Jendela Welcome yang sama seperti langkah 5 akan muncul. Biarkan English.

Welcome.

8. Jendela Keyboard layout, biarkan layout keyboard tetap English (US) karena mayoritas laptop yang dijual di Indonesia menggunakan layout English (US).

Keyboard layout.

9. Jendela Wireless, pilih opsi I don't want to connect to a wi-fi network right now, agar Ubuntu tidak sekalian menginstal update, karena bisa memperlama durasi instalasi.

Wireless.

Aku selalu memperbarui sistem secara manual setelah instalasi selesai.

10. Jendela Updates and other software, pilih Minimal installation, centang opsi Install third-party software for graphics and Wi-Fi hardware and additional media formats untuk memasang driver graphics dan Wi-Fi secara otomatis.

Updates and other software.

11. Jendela Installation type, pilih Something else untuk mengatur partisi secara manual.

Installation type.

12. Sampai di jendela partitioning. Pastikan kamu sudah membackup data penting. Klik tombol Change untuk mengubah partisi.

Di laptopku terpasang SSD 120 GB. Pengaturan partisiku sederhana, dari seluruh kapasitas, aku buat satu partisi besar dengan file system Ext4 journalling file system dan mount point /, tanpa membuat partisi khusus home dan swap.

Create partition.

Kelebihannya, simpel. Kekurangannya, kalau ingin instal ulang, harus backup data penting di /home karena masih nebeng di partisi root. Untungnya aku jarang instal ulang.

Boot loader biarkan tetap di /dev/sda karena bukan UEFI. Klik tombol Install Now kalau sudah yakin dengan pengaturan partisi.

boot loader.

Akan muncul peringatan Write the changes to disks? dan partisi yang akan diformat, klik Continue apabila sudah yakin dan ingin melanjutkan proses instalasi.

Write the changes to disks?

Sedikit beda kalau kamu menginstal versi UEFI. Kamu harus membuat partisi khusus untuk EFI dan mengarahkan boot loader ke partisi tersebut.

13. Jendela Where are you? pilih lokasi sesuai zona waktu. Aku memilih Jakarta, mewakili Waktu Indonesia Barat.

Where are you?

14. Jendela Who are you? aku isi dengan nama Aji Kurniawan, nama komputer mekbuk, dan password **********.

Who are you?

15. Jendela Welcome to Ubuntu, menandakan bahwa Ubuntu sedang melakukan proses instalasi sistem. Tinggal menunggu saja sampai selesai.

Welcome to Ubuntu.

16. Setelah selesai, klik tombol Restart Now untuk merestart laptop.

Installation Complete.

17. Sebelum restart, cabut flashdisk dan tekan tombol enter ketika muncul perintah.

Please remove the installation medium.

Selesai.

Laptop akan restart dan booting ke sistem operasi yang sudah terpasang di SSD laptop.

Tidak ada komentar: