Cara membuat SKCK baru di Polres Karanganyar

SKCK adalah Surat Keterangan Catatan Kepolisian. Surat keterangan yang diterbitkan oleh kepolisian sebagai bukti bahwa seseorang berkelakuan baik dan tidak pernah melakukan atau terlibat dalam tindakan kriminal.

SKCK umumnya dibutuhkan untuk melamar pekerjaan. Baik lowongan pegawai negeri, BUMN, maupun swasta, menggunakan syarat SKCK pada proses penerimaan pegawai baru.

Mending parkir di hatiku.
Yeee... ngarep.

Syarat-syarat membuat SKCK baru di Polres Karanganyar.


Dulu untuk membuat SKCK membutuhkan surat pengantar dari RT, RW, Kelurahan, dan lain-lain. Sekarang sudah tidak membutuhkan surat pengantar lagi.

Standar pelayanan SKCK.
Syarat-syarat yang diperlukan untuk membuat SKCK baru hanyalah:

  1. Fotokopi KTP.
  2. Fotokopi KK.
  3. Fotokopi Akta Kelahiran.
  4. Pas foto latar belakang merah: ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar, dan ukuran 3×4 sebanyak 3 lembar.
  5. Kartu rumus sidik jari.

Jangan lupa untuk selalu membawa benda paling penting ketika sedang berada di layanan publik: bolpen!

Prosedur membuat SKCK baru di Polres Karanganyar.


Pertama, membuat kartu rumus sidik jari.

Kartu rumus sidik jari bisa didapatkan di ruang INAFIS alias Indonesia Automatic Finger Print Identification System di Polres Karanganyar. Kalau kamu sudah punya kartunya, pernah membuat sebelumnya, bisa skip ke langkah kedua, langsung menuju ruang SKCK.

  1. Masuk ke ruang INAFIS, lokasinya tepat di sebelah ruang SKCK.
  2. Petugas meminta dokumen persyaratan SKCK untuk validasi: fotokopi KTP, fotokopi KK, dan fotokopi Akta Kelahiran.
  3. Petugas meminta dua lembar pas foto ukuran 3×4, satu untuk arsip, satu untuk ditempel di kartu rumus sidik jari.
  4. Petugas menyuruh mengisi identitas di kartu rumus sidik jari, gunakan bolpen.
  5. Kartu rumus sidik jari sudah jadi.

Sebenarnya ada prosedur untuk merekam sidik jari, tapi aku tidak diminta merekam sidik jari. Mungkin sidik jariku sudah direkam oleh kepolisian tempo hari, misalnya saat membuat SIM.

Aku tidak tahu.

Kedua, prosedur membuat SKCK.

  1. Setelah mendapatkan kartu sidik jari, masuk ke ruang SKCK.
  2. Petugas meminta dokumen yang dibutuhkan: fotokopi KTP, fotokopi KK, fotokopi Akta Kelahiran, pas foto ukuran 4×6 sebanyak dua lembar, ukuran 3×4 sebanyak satu lembar, dan kartu rumus sidik jari.
  3. Petugas menanyai keperluan membuat SKCK, misalnya untuk melamar pekerjaan, atau mendaftar sekolah, atau mendaftar presiden, atau yang lain.
  4. Petugas meminta biaya pembuatan SKCK sebesar 30 ribu rupiah.
  5. Petugas menyuruh mengisi formulir biodata diri, gunakan bolpen.
  6. Petugas memanggil kamu untuk mengecek draft SKCK sebelum dicetak di kertas tebal.
  7. Setelah oke, serahkan formulir biodata diri, SKCK asli akan dicetak di kertas tebal.

Sampai di sini sudah selesai. Tapi kalau butuh legalisir, sebaiknya sekalian saja biar tidak bolak balik rumah polres.

Ketiga, prosedur legalisir SKCK.

  1. Keluar dari kantor polisi, cari fotokopi terdekat.
  2. Fotokopi SKCK asli sebanyak yang kamu butuhkan untuk dilegalisir, petugas menyarankan lima lembar saja.
  3. Kembali ke Polres Karangnyar, ke ruang SKCK lagi.
  4. Serahkan fotokopi SKCK ke petugas untuk dilegalisir.

Selesai.

Kesimpulan.


Proses membuat SKCK baru di Polres Karanganyar (dan sepertinya di semua kantor polisi) sekarang gampang banget dan tidak ribet. Dari mulai membuat kartu rumus sidik jari hingga selesai legalisir hanya membutuhkan waktu sekitar setengah jam saja. Tergantung antrean sih, kalau lagi ramai yang mungkin bisa lebih lama.

Kuitansi pembayaran pembuatan SKCK.

Biaya yang dibutuhkan cukup biaya membuat SKCK Rp 30.000,- dan fotokopi 5 lembar Rp 2.000,-.

SKCK Online.


Sekarang juga sudah ada SKCK online, jadi kamu bisa melakukan pendaftaran, pengisian biodata, dan pengunggahan syarat-syarat pembuatan SKCK melalui website SKCK Online.

Hanya saja untuk mencetak SKCK tetap harus datang ke kantor polisi dan membawa persyaratan yang dibutuhkan. Kelebihannya, sudah tidak perlu antre lagi. Tinggal menyerahkan persyaratan plus kuitansi pembayaran SKCK online via transfer bank, maka SKCK bisa langsung dicetak.

Aku memilih membuat langsung ke kantor polisi karena belum punya kartu rumus sidik jari. Daripada bolak-balik, ke kantor bikin kartu sidik jari, pulang mendaftar SKCK online, balik lagi ke kantor untuk mencetak SKCK, mending langsung datang ke kantor dan mengikuti prosedur membuat SKCK baru dari awal.

Gampang, tidak ribet, dan sekali jalan.

Komentar