Cara menginstal dan menggunakan XAMPP di Ubuntu

Sebagai seseorang yang ngaku-ngaku sebagai front-end developer, aku membutuhkan paket aplikasi web server localhost di laptop supaya tetep bisa menjalankan website secara lokal, meskipun sedang tidak ada koneksi internet. Jadi tetep bisa melakukan development atau testing theme di website localhost.

Salah satu aplikasi yang aku gunakan adalah XAMPP for Linux. Di postingan ini aku ingin merangkum cara memasang dan menggunakan XAMPP for Linux versi 7.3.11, di laptop Ubuntu 18.04 LTS milikku.

Welcome to XAMPP for Linux 7.3.11.

Cara menginstal XAMPP 7.3.11 di Ubuntu 18.04 LTS


Versi terbaru saat aku menulis ini adalah versi PHP 7.3.11 (kamu bisa mengunjungi halaman ini untuk memilih versi lainnya). Jalankan Terminal dengan Ctrl + Alt + T, lalu download menggunakan perintah wget. Ukuran installernya 149 MB.

wget https://www.apachefriends.org/xampp-files/7.3.11/xampp-linux-x64-7.3.11-0-installer.run

Buat installernya bisa dieksekusi dengan perintah:

chmod 755 xampp-linux-x64-7.3.11-0-installer.run

Eksekusi. Pakai sudo karena perlu menyimpan berkas di direktori /opt.

sudo ~/xampp-linux-x64-7.3.11-0-installer.run

Akan muncul jendela instalasi XAMPP ala Windows gitu. Kamu tinggal mengikuti prosesnya dengan mengeklik Next terus sampai Finish. Sabar karena prosesnya agak lama meskipun sudah pakai SSD.

Cara menjalankan XAMPP di Ubuntu


Untuk menjalankannya, kamu tinggal mengeksekusi control panel XAMPP-nya.

sudo /opt/lampp/manager-linux-x64.run

Lewat control panel, kamu bisa menjalankan maupun menghentikan proses Apache Web Server, MySQL Database, dan ProFTPD.

Kalau Apache running, kamu bisa mencoba membuka alamat http://localhost. Akan tampil halaman default Welcome to XAMPP. Halaman root default untuk website localhost (http://localhost) terletak di /opt/lampp/htdocs.

Cara menghapus XAMPP


Seandainya ingin menghapus XAMPP karena sudah tidak dipakai, bisa menjalankan uninstallernya.

sudo /opt/lampp/uninstall

Ikuti proses uninstallnya. Kemudian hapus seluruh folder /opt/lampp untuk membersihkan sisa sampahnya.

sudo rm -rf /opt/lampp

---

Sementara ini dulu. 

Hal yang cukup membingungkan untuk awam termasuk aku sendiri adalah mengatur ownership dari direktori web root aka /opt/lampp/htdocs. 

Salah pemilik menyebabkan proses instalasi dan operasional website terganggu, misal tidak bisa instal WordPress (musti bikin wp-config.php manual), tidak bisa nambah tema WordPress (karena server nggak bisa nyimpen di direktori wp-content), dan macem-macem masalah lain.

Komentar